YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
Yayasan Pangudi Luhur - Jl. Dr. Sutomo 4 Semarang 50244 Indonesia  Telp.(024)8314004-8317806 Fax(024)8317806
Kamis, 20 Pebruari 2020  - 5 User Online  
BERANDAHUBUNGI KAMI 


30.05.2008 21:07:43 3742x dibaca.
ARTIKEL
SEKOLAH ALTERNATIF ATAU ALTERNATIF SEKOLAH ?

 Oleh: A. Heni Prima Tyas Asih

Bila dirasakan dari rasa bahasanya, kata Sekolah Alternatif mengandung makna ada pilihan yang lain dari sekolah seperti yang sudah kita kenal selama ini. Yang terbayang mungkin home schooling, Sekolah Internasional, Full days school, atau alternatif model sekolah yang lain.


Pada kesempatan ini, penulis akan menyoroti dari sisi yang lain. Bila Sekolah Alternatif serasa tak mungkin, mengapa tidak berpikir Alternatif Sekolah. Artinya mengandung maksud berbagai pilihan dalam pengelolaan sekolah, berbagai terobosan yang memungkinkan, berbagai peluang keunggulan, kreativitas pengelolaan sekolah dan berbagai inovasi pengelolaan sekolah.


Sehubungan dengan maksud tersebut, penulis akan melaporkan liputan hasil studi banding ke SMPN 2 Ciamis, Jawa Barat, sebagai salah satu inspirasi dan motivasi pengelolaan sekolah yang ternyata penuh alternatif, sebagai usaha pengembangan sekolah di luar Standar Pelayanan Minimal (SPM).


Harapan selanjutnya, di edisi Bianglala yang akan datang, akan makin sering diangkat perjalanan dan perjuangan sekolah untuk berprestasi, tidak sebatas pada hasil akhir yang bisa diraih, namun lebih pada proses pencapaian hasil itu, faktor-faktor pendukungnya dan dampak positifnya. Hal ini senada dengan usulan Kus Suprayogo dalam Bianglala edisi Januari. Terlebih, di lingkungan sekolah YPL sendiri telah banyak sekolah yang sudah menunjukan prestasi yang signifikan, tentu akan menjadi lebih bermakna bila pengalaman pencapaian prestasi itu ditularkan kepada sekolah yang lain melalui Bianglala kita.


Sebelum kita dapat menikmati liku-liku sejarah perjuangan saudara-saudara kita sendiri di lingkungan Yayasan Pangudi Luhur, tak ada salahnya kita menengok satu perjalanan sejarah tetangga kita, sebuah SMP negeri yang tak mau menjadi biasa-biasa saja, tetapi selalu ingin menjadi luar biasa.


Selayang Pandang SMPN 2 Ciamis

1. Tahun 1999 Sekolah Kumuh :

Ruangan kelas 70 % rusak, sarana pembelajaran belum lengkap, penataan lingkungan belum ada, disiplin siswa masih rendah dan kinerja guru belum maksimal

2. Tahun 1999 s.d 2004 Rintisan MPMBS :

Penataan segala bidang, mendapat sebutan sekolah unggulan dari provinsi, mendapat sebutan sekolah model Total, MPMBS kategori Terbaik ( reward : Kepsek ke Australia Barat : Perth )

3. Tahun 2004 s.d 2006 Rintisan SSN :

Mutu akademis ada peningkatan yang signifikan, mutu non akademis signifikan.

Berbagai prestasi diraih : Guru berprestasi Tingkat Kabupaten, Guru Agama berprestasi Tingkat Provinsi, Siswa putra/putri berprestasi Tingkat Kabupaten ( 3 kali ), Guru IPS juara I Tingkat Provinsi, Kepsek berprestasi Tingkat Nasional ( reward : Kepsek ke Beijing ), Kepsek Juara 1 Inovasi Tingkat Provinsi, Kepsek Juara 1 Inovasi Tingkat Nasional, mendapat penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Depdiknas sebagai Sekolah Model Adiwiyata Tingkat Nasional

Selama tahun 2006 – 2007 telah diraih 10 prestasi kejuaraan akademis dan 27 prestasi kejuaraan non akademis, dari kejuaraan tingkat Kabupaten sampai tingkat Nasional, baik yang dicapai para siswa, guru maupun kepala sekolah.

4. Tahun 2007 terpilih menjadi RINTISAN SBI

Dari paparan selayang pandang SMPN 2 Ciamis kita melihat bahwa SMPN 2 Ciamis tidak memerlukan waktu lama untuk menata dan membenahi sekolah dari sekolah kumuh yang tak dikenal menjadi sekolah sarat prestasi yang dapat dibanggakan di bumi Nusantara. Sekolah ini berdiri tahun 1954 dan sampai tahun 1999 belum dikenal prestasinya. Tahun 1999 merupakan titik balik mengawali perjuangan SMPN 2 Ciamis dengan kedatangan Kepala Sekolah yang baru, Bapak Drs Agus Sumantri SPd yang terhitung masih muda, karena lahir 26 Juni 1963. Melalui tangan dingin dia, sekolah melakukan pembenahan di segala bidang berpedoman pada prinsip Total Quality Management.



Lalu apa saja strategi dan langkah yang ditempuh oleh sekolah hingga dalam waktu singkat mampu “menyulap” sekolah dari tak dikenal menjadi terkenal ?

1. Strategi Sekolah

} Penetapan standar kompetensi lulusan yang bertaraf internasional

} Pembuatan dokumen kurikulum internasional

} Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris

} Peningkatan kualitas PBM yang berbasis ICT dengan berbagai model pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum internasional

} Peningkatan kelengkapan fasilitas sekolah yang mendukung program SBI

} Peningkatan pengelolaan manajemen berbasis Sekolah yang berbasis ICT

} Peningkatan standar pembiayaan siswa sesuai dengan standar internasional

} Penetapan sistem penilaian dengan standar internasional


2. Model Pengelolaan Pembelajaran

} Contectstual Teaching and Learning ( CTL )

} Belajar Tuntas ( Mastery Learning )

} Pakem

} Joyfull Learning

} Learning Community ( Komunitas Pembelajaran )

} Memanfaatkan Laboratorium Alam (Taman Sekolah, Dibaleka, Perusahaan, Industri, dll)


3. Model Penilaian

} PBK (PENILAIAN BERBASIS KELAS) : Porto Folio, Unjuk Kerja, tugas-tugas, Ulangan Harian, Mid Semester, Penugasan, Diskusi dan presentasi, Penilaian akhir Semester (Uji Kompetensi)


4. Program Layanan Siswa

} Moving Students Semester Class, Remedial, Klinik Pembelajaran, Anak Asuhan, Konseling, Pengayaan, Pelajaran Tambahan bagi Siswa Kelas D, E & F seluruh tingkatan 2 Jampel setiap hari Sabtu, dan Layanan Perpustakaan mulai pukul 06.30 s.d 16.00 WIB.


5. Kultur Sekolah

Ø 15 menit sebelum pelajaran ( pukul 06.45 - 07.00 WIB ) Tadarusan

} Melaksanakan 5 S ( Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun, & Sun tangan kepada guru dan ortu atau tamu )

} Peduli dan berbudaya lingkungan

} Hidup bersih ( Lingkungan sekolah bebas sampah )

} Menggunakan WC dan Toilet seperti di Rumah Sendiri (tidak menggunakan alas kaki )

} Infak RP.100/hari (bagi yang mampu)

} Sholat Dhuhur dan Sholat Jumat

} Keputrian ( setiap Jumatan, bersamaan dengan kegiatan Jumatan )

} Gebyar Jumsih dan Senam ( Jumat Bersih )

} Kultum di mesjid sekolah setiap Selasa, Rabu dan Kamis mulai jam 06.30 WIB bergiliran ( 2 kelas )

Ø Pelaksanaan English Day setiap hari Jumat

Ø Setiap hari harus hapal minimal 10 kata Bahasa Inggris bagi seluruh warga sekolah


6. Program Unggulan

} Moving Students Semester Class

} Kelas Akselerasi

} Adiwiyata ( Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan )

} Sekolah Bertaraf Internasional

} Belajar Berbahasa Inggris untuk seluruh warga sekolah



Bagaimana kita memandang suatu lembaga sekolah?

Sekolah yang Baik adalah :

  1. Sekolah yang dapat menciptakan sekolah sebagai kawasan yang ber-Wawasan Wiyata Mandala
  2. Apabila input dan output-nya terjadi perubahan yang signifikan (artinya Sekolah mengutamakan Proses Bukan Instan )
  3. Standar Kelulusannya memiliki :
  • Iman dan Taqwa
  • Knowledge ( Ilmu Pengetahuan ) yang Baik
  • Memiliki Skills (Kecakapan Hidup) yang dapat dipergunakan di Lingkungan Keluarga, Masyarakat dan Bangsa
  • Memiliki sikap dan perilaku yang sopan dan santun


Apa yang dapat kita pelajari dari perjalanan sejarah perjuangan SMPN 2 Ciamis ? Minimal kita dapat belajar dari mereka bahwa :

    1.  SMPN 2 Ciamis memiliki komitmen yang kuat untuk berubah, untuk berkembang, untuk maju, dengan langkah awal memberikan sosialisasi yang baik dan jelas kepada semua warga sekolah yang terlibat. Dengan demikian, semua mempunyai tanggung-jawab untuk menyukseskan program tersebut.


    2. Salah satu cara yang ditempuh oleh SMPN 2 Ciamis adalah dengan mengusung program-program yang nampaknya sederhana tetapi digarap dengan serius dan dipublikasikan sebagai nilai keunggulan yang berani tampil beda. Yang sudah dilakukan misalnya :

         1. Moving Students Semester Class

Hasil nilai tiap akhir semester digunakan untuk tes penempatan kelas. Kelas A adalah terbagus, kelas F yang kurang bagus. Pada akhir semester gasal, anak kelas A bisa turun ke kelas B, sebaliknya anak kelas C bisa naik ke kelas B. Akibatnya, tingkat persaingan sangat tinggi. Anak berlomba-lomba untuk tetap di kelasnya atau berjuang untuk dapat naik ke tingkat di atasnya. Nilai bisa diakses sewaktu-waktu lewat internet, dengan sistem kartu. Terobosan ini ditulis Kepala Sekolah melalui karya tulis inovasi pembelajaran dan menang juara 1 tingkat Nasional. Kepala Sekolah dapat hadiah 8 juta, studi banding ke Beijing, dan sekolahnya dapat bantuan sejumlah uang dari pusat maupun dari provinsi. Hebat ya.


         2. Anak Asuhan

Tiap guru diberi tanggung-jawab 15 siswa untuk bimbingan belajar menjelang ujian. Guru tersebut bertanggung jawab mendampingi anak asuhannya, baik dalam pelajaran maupun dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul.


         3. Layanan Perpustakaan mulai pukul 06.30 s.d 16.00 WIB.

Karena keterbatasan waktu pelayanan perpustakaan, maka perpustakaan buka sampai sore. Plus internetnya. Ruang baca diatur nyaman berbentuk lesehan. Petugas perpustakaan yang piket sore hanya dibayar Rp 5.000,00 setiap piket ( untuk makan siang ).


         4. Menggunakan WC dan Toilet seperti di rumah sendiri (tidak menggunakan alas kaki )

WC dan kamar mandi dibuat bersih, berkeramik dari lantai hingga dinding, dan setiap orang baik siswa maupun guru yang menggunakan ruang tersebut harus melepas sepatu dan kaos kaki. Hasilnya, WC dan toilet benar-benar bersih dan wangi. Terobosan sederhana seperti inipun telah memiliki nilai jual, karena sering diekspos surat kabar.


         5. Infak RP.100/hari ( bagi yang mampu )

Pada setiap awal bulan dijelaskan kepada semua siswa bahwa sekolah punya rencana tertentu, misalnya pembuatan taman sekolah, pembuatan taman kelas, pembuatan studio radio, dst. Infak ( kalau kita : persembahan ) Rp 100,00 per hari ini untuk membiayai proyek bulan itu. Hasilnya : taman sekolah tertata apik dan asri, setiap sudut ada lahan hijau, tiap kelas punya taman sendiri yang perawatannya menjadi tanggung-jawab kelas.


         6. Pelaksanaan English Day setiap hari Jumat

Program ini sudah diterapkan di beberapa sekolah Pangudi Luhur, namun menjadi istimewa karena ini dapat benar-benar terealisir di sekolah negeri.

  
     7. Setiap hari harus hapal min.10 Kata Bahasa Inggris bagi seluruh warga sekolah

Program yang nampaknya rumit dalam pelaksanaannya ini bisa terjadi di SMPN 2 Ciamis. Tiap guru Bahasa Inggris mempunyai anak asuh yang tiap hari akan dilapori hapalan 10 kata baru Bahasa Inggris. Pada waktu tertentu anak tersebut akan di tes.


         8. Adiwiyata ( Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan )

Sekolah yang latar belakang muridnya heterogen ini setiap hari Jumat setiap siswanya harus membawa 2 tas kresek besar sampah organik yang dibawa dari rumah. Di sekolah, sampah tersebut diolah menjadi pupuk bio kompos dalam kegiatan ekstra kurikuler Bio Kompos. Semula hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, karena berkembang, kini dikemas untuk dijual di Ciamis dan sekitarnya, bahkan pemasaran sudah sampai ke luar Jawa. Karena pengolahan sampah menjadi pupuk ini juga dilaporkan kepala sekolah dalam sebuah karya tulis inovatif, maka kembali Kepala Sekolah menang juara 1 tingkat Nasional, menjadi Kepala Sekolah berprestasi tingkat Nasional, kembali nglencer gratis ke luar negeri, dan mendapat penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Depdiknas sebagai sekolah model Adiwiyata Tingkat Nasional. Berbagai bantuan bernilai ratusan juta rupiah pun mengalir ke SMPN 2 Ciamis.


         9. Sekolah Bertaraf Internasional

Sejak masih menjadi sekolah potensial, SMPN 2 Ciamis telah menata sekolahnya dengan komponen-komponen sekolah berstandar internasional. Dengan demikian, mereka selalu selangkah lebih maju di kelasnya.

   3. Yang istimewa, demikian banyak program yang dicanangkan itu benar-benar dapat terlaksana dengan baik, terpikirkan rinci dari rencana hingga evaluasinya,. Dan yang lebih istimewa lagi, setiap program tersebut dibuat melalui satu penelitian sederhana, ditulis dan dipantau hasilnya, kemudian dilaporkan dalam sebuah karya tulis oleh Kepala Sekolah. Karya tulis tersebut kemudian dilombakan. Hasilnya, kalau tidak menang juara 1 Tingkat Provinsi yang menang tingkat Nasional. Oleh karena itu, Kepala Sekolah beberapa kali diberi kesempatan untuk melakukan kunjungan ke luar negeri sebagai hadiah atas tulisan dan karyanya tersebut.
   4. Kini bila kita berkunjung ke SMPN 2 Ciamis, semuanya sudah serba tertata dan nampak serba enak dan mudah, namun semua itu adalah buah perjuangan yang tidak ringan. Motto penting yang diyakini SMPN 2 Ciamis adalah :
         1. Yang penting sosialisasi diberikan secara jelas dan lengkap, maka seluruh warga sekolah akan tekun dan setia mendukungnya.
         2. Motto yang kedua, dalam menegakkan disiplin siswa, 1 bulan pertama dipaksakan, bulan kedua sudah mulai terbiasa, selanjutnya menjadi budaya, karena menurut mereka, budaya adalah sesuatu yang dipaksakan kemudian menjadi kebiasaan.
         3. Yang terutama adalah pelayanan dan kinerja yang baik. Prestasi akan mengikuti dengan sendirinya.
         4. Kepada para guru dan karyawan selalu ditanamkan bahwa yang penting bekerja keras dengan tulus, maka berkah dan rejeki akan datang dengan sendirinya.

Demikian sekilas laporan pandangan mata dari kunjungan kerja ke SMPN 2 Ciamis, sebuah SMP negeri yang tidak mau tampil biasa-biasa saja, tetapi selalu berusaha untuk menjadi luar biasa. Secara fisik, bangunan sekolah memang tidak terlalu istimewa, namun penataan kinerja dan pengelolaan sekolahnya memang layak diacungi jempol. Bila kita bandingkan dengan sekolah-sekolah di lingkungan YPL, pantaslah kita introspeksi dan makin mempertajam kepekaan kita untuk mengambil peluang-peluang yang ada. Bangunan sekolah YPL sudah megah dan hebat, tinggal kita tingkatkan pengelolaannya agar mampu berbicara di tingkat kota, tingkat provinsi bahkan di tingkat nasional, melalui unjuk prestasi di segala bidang. Pesan terakhir dari pembelajaran kita di SMPN 2 Ciamis, satu hal kecil, terobosan kecil, inovasi kecil, program kecil yang kreatif dan orisinil, belum dipikirkan dan belum dilakukan orang lain, bila kita garap dengan serius dan penuh kesungguhan, akan menjadi nilai keunggulan yang mampu mengharumkan nama sekolah kita.

Akhir kata, mari kita berlomba untuk menggali nilai keunggulan kita masing-masing. Siapa punya gagasan-gagasan yang kreatif, inovatif dan orisinil, bagikanlah melalui Bianglala, siapa tahu akan menjadi sumbangan berharga bagi sekolah yang lain.

Hidup Pangudi Luhur ! Tuhan memberkati.

*) Penulis berkarya di SMP PL Salatiga





KOMENTAR
Belum ada komentar, silakan mengisi komentar melalui form berikut :


Nama
Email
Homepage
Komentar
Kode Verifikasi kode
 



^:^ : IP 3.95.37.22 : 2 ms   
YAYASAN PANGUDI LUHUR PUSAT
 © 2020  http://www.pangudiluhur.org/